Lonely_Night_by_DehCavalieri (1)

dia pernah ingin membunuh siang, sebab cintanya pada malam. Pernah dia pinta kelam lebih panjang pada Tuhan, memohon sunyi dan sejuk dalam dekapan. Senyap dan gelap adalah keluarganya. Bercengkrama menafsirkan arti hidup. Tapi siang tetap saja benderang.

Lalu, pernah ia racuni siang. Tenggelam dalam lelap, sembunyi dari terang dan bising. Menanti kelam datang.
Tapi siang tak juga mati. Memang begitu janji Tuhan. Dan kini dia mulai bersahabat pada terang, saat malam berbisik padanya: “sayang, akupun terang, terkadang siang pun kelam, sayang”

Advertisements