Silence-I-526x530

Tuan, tak jenuhkah berpangku tangan?

tak bosankah bersilang kaki, menebar janji?

sudahkah tuan lihat hidup kami, barang satu kali saja?

aku masih disini tuan, masih mengapurancang, bersilang tangan, menunggu kau datang.

Oh tuan, aku dingin, kolong langit tak mampu jadi selimut.

Kardus-kardus ini terlalu tipis.

Tuan, enak kah tidur dikelambu itu tuan?

Hangatkah kasur empuk dan atap menjulang itu?

Sungguh tuan, boleh aku jamah sedikit?

Tuan-tuan~, apa itu dibawah kakimu? sepatukah itu?

apa rasanya tuan? adakah seperti roti kering dan nasi tiwul ibuku?

Tuan-tuan~, apa itu yang tuan naiki? itukah namanya mobil?

apa rasanya tuan? adakah bisa untuk mengayun, menina-bobokan adik kecilku?

Tuan, beri aku roti, dari sisa sampah mu itu, bolehkah?

sekerat untuk ibuku dipasar, bekal beradu dengan pengemis lainnya.

Sepotong untuk ayahku ditrotoar, makan siang, saat sore dipelabuhan.

Sisa untuk aku dan adikku, diperempatan lampu jalanan.

Bolehkan tuan?? ku mohon.

Menjelang 17 agustus 2013.

Apakah merdeka hanya dongeng?

Advertisements