Wonderful Typography Art  24

Sebentar lagi sumpah pemuda, ingin melihat kembali sumpah-sumpah itu.

1. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.

-Mari kita tunggu putra-putri itu mengakui, merebut kembali timor leste sebagai tanah yang satu. mestinya juga merupakan tanah air kita. ditambah lagi dulu memang sempat jadi milik kita. bagaimana mungkin tanah satu daratan bisa berpisah hanya karena tapal batas? bukankah NKRI harga mati? atau hanya untuk mengubur orang2 mati?
aceh berperang atas nama wilayah mereka. Bali, berperang untuk wilayah mereka atas nama kerajaan klungkung. bukan Indonesia seperti saat ini. lantas tumpah darah mana yang satu? bukan klaim, kan?

2. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

-Apa itu bangsa indonesia? bangsa yang ada dari sabang sampai merauke? banyak bangsa. bangsa melayu indonesia dan melayu malaysia itu satu, kenapa tak dibilang satu bangsa? bangsa papua dan melayu malah tak satu bangsa, kenapa dibilang bangsa indonesia? lantas dimana konsistensi bangsa indonesia itu?

3. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

-miapah? ciyus? ini bahasa siapa? kenapa saat ini putra-putri lebih nyaman memakai dan menganak pinakkan bahasa semacam ini? kemana larinya bahasa persatuan itu?

sedikit kegelisahan, atas sumpah-sumpah yang tinggal jadi sumpah. saat pemuda-pemuda kehilangan kata dalam sumpah-sumpah mereka.

akan ada lanjutannya.

Advertisements